Cara Jitu Membuat Penawaran Produk di Facebook

on Friday, August 5, 2016


Rahasia kecil bagaimana saya bisa menghasilkan ratusan ribu sehari dari

Facebook cukup modal SMS doang

buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook


Sebuah buku keren dan DAHSYAT


dari anak muda umur 17 tahun yang akan memandu Anda menghasilkan jutaan

rupiah dari Facebook dalam 30 hari kedepan.

Mau Beli Buku Ini + Dapat bonus panduan senilai LEBIH DARI 100.000 Rupiah?


KLIK INI > > > http://jefferlysuperclub.com/1JutaPertamaAnda/.


Bagaimana cara menawarkan produk di Facebook?


Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, seperti :


1. Memposting penawaran tersebut di status akun Facebook pribadi kita. Contohnya

seperti pada gambar ini.

2. Memposting penawaran tersebut di fans page yang kita miliki.

3. Memposting penawaran tersebut di grup.

4. Membuat iklan di Facebook (Facebook Ads) untuk mengiklankan produk kita.


Nah dari ke-44 cara di atas, manakah yang paling efektif?


Tidak ada jawaban pasti. Semua bisa jadi efektif dan menghasilkan konversi BILA CARANYA

TEPAT. Nah di ebook ini kita akan bahas tentang bagaimana cara mudah membuat penawaran

produk di Facebook. Langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan agar produk kita laris?

Dari mana kita harus memulai?


Itulah yang akan kita bahas.

2 Pola Pemanfaatan Facebook Untuk Jualan


Ada dua konsep dalam memanfaatkan Facebook sebagai media pemasaran. 2 konsep tersebut

adalah :


1. Menggunakan Facebook Sebagai Sumber Trafik bagi Website.

2. Berjualan langsung melalui Facebook.


Dari kedua konsep tadi manakah yang saya pilih?


Kalau saya pribadi lebih cenderung mengandalkan konsep yang pertama. Yakni saya hanya

memanfaatkan Facebook sebagai sumber trafik website saya.


Jadi dengan kata lain, Facebook bukanlah tempat saya menaruh penawaran. Penawaran produk

saya, saya kemas dalam bentuk sales letter yang ada di website saya.


Lalu barulah selanjutnya saya memanfaatkan Facebook sebagai sarana/alat untuk

mendatangkan calon pembeli (trafik) ke penawaran yang saya buat di website. Jadi kalau

digambarkan alurnya seperti ini.

Facebook hanya dipakai sebagai sumber trafik


Nah kalau pada konsep yang kedua tadi, maka Facebook dipakai sebagai tempat dibuatnya

penawaran tersebut. Penawaran produknya akan dilakukan full di Facebook.


Dengan begitu, ketika pembeli mau berbelanja maka mereka akan langsung membaca

penawaran tersebut di Facebook, lalu proses order pun akan terjadi di Facebook ketika itu juga.

Konsep kedua ini kebanyakan dipakai oleh seller yang masih pemula (khususnya mereka yang

tidak mau ribet bikin website). Konsep ini juga banyak dipakai oleh para pelaku online shop

kalangan remaja/ibu-ibu yang biasanya jualan baju, tas, atau aksesoris. Nah sementara konsep

pertama tadi banyak dipakai oleh para internet marketer yang sudah advanced.


Yang perlu Anda lakukan ketika Anda mau memanfaatkan Facebook untuk berjualan adalah

mulai menentukan konsep mana yang mau Anda pakai. Mau pakai konsep 1 atau konsep 2

tadi?


Sekedar info tambahan, berikut beberapa kelebihan dari masing-masing konsep tadi.

Konsep 1 (Facebook sebagai sumber trafik website).

Penawaran yang kita buat bisa lebih menarik, kreatif, dan kita bisa menjelaskan

informasi secara lebih mendalam (lebih menyeluruh). Sebagai gambaran cek sales

letter KeajaibanMenulis.com ini. Bayangkan apakah bisa kalau penawaran yang

sebegitu panjang tadi saya tuliskan di Facebook? Lagipula ketika kita menawarkan

sesuatu di sales letter kita bisa lebih kreatif, kita bisa pakai banyak gambar, kita bisa

sampaikan bullet points, dan banyak lagi.

Sebagian tampilan sales letter KeajaibanMenulis.com

Di website kita bisa tentukan alur pembelian yang kita mau. Kalau kita mau

menawarkan beberapa produk sekaligus maka bisa kita lakukan dengan mudah, sebab

kita bisa menyusun alur pembelian yang akan dilalui oleh pembeli. Misalkan saat

pertama datang ke web kita, pembeli masuk ke halaman 1, setelah itu mereka ke

halaman 2, 3 dan seterusnya. Nah alur semacam itu bisa kita buat di website, kalau di

Facebook? Ya jelas nggak bisa.
Kelebihan konsep 2 :

Lebih praktis. Karena kita tidak perlu buat website lagi.

Karena tidak perlu buat web lagi, maka kita bisa hemat tenaga, hemat uang dan hemat

waktu.


Di ebook ini saya akan uraikan langkah demi langkah yang saya lakukan ketika membuat

penawaran di Facebook.


Oleh karena itu pembahasan dalam ebook ini akan lebih FOKUS pada konsep 1.


Namun saya juga sudah lengkapi contoh studi kasus yang berdasarkan konsep 2 tadi. Jadi untuk

Anda yang mau berjualan dengan konsep 2 Anda tidak perlu kuatir.


Memanfaatkan Facebook Sebagai Sumber Trafik Website

(Konsep 1)


Alur yang harus dilalui jika Anda mau menerapkan konsep 1 adalah :

Anda membuat penawaran produk Anda di website.

Anda harus punya akun Facebook.

Anda harus punya target market (audiens).

Anda membuat penawaran.


Poin 1 : Membuat Penawaran di Website.


Nah pastikan Anda sudah punya website yang akan dipakai sebagai tempat Anda menaruh

penawaran produk. Website ini bisa berupa blog, minisite ataupun toko online.


Yang penting ada di websitenya.


Khusus untuk membuat penawaran di website, jangan pernah lupa dengan konsep nilai

tambah, menurunkan keraguan pembeli dan membuat penawaran sensasional.


Jika Anda belum mempelajari 3 konsep yang baru saja saya sebut, maka silakan Anda masuk

grup kita, akses pada bagian files lalu Anda tonton 3 video ini :

Video 7 : Cara Meningkatkan Nilai Tambah Produk Kita.

Video 8 : Cara Meyakinkan Pembeli di Internet.

Video 10 : Cara Membuat Penawaran Sensasional di Internet.

3 konsep tadilah yang akan menjadikan penawaran yang Anda buat di website menjadi sangat

menarik dan bisa menghasilkan konversi penjualann.

Poin ke-2 : Harus Punya Akun Facebook

Saya kira untuk yang 2 ini tidak perlu dijelaskan lagi. Pokoknya Anda harus punya akun

Facebook dulu dong☺

Nah lengkapi akun Facebook Anda dengan beberapa bagian-bagian penting yang mendukung,

seperti :
Cover akun Facebook.

Foto profil.

Status-status yang rutin dibuat, ini agar meyakinkan orang-orang bahwa Anda aktif

menggunakan Facebook.
Poin 3 : Anda Harus Punya Target Market (Audiens)
Audiens yang saya maksud ini adalah orang-orang yang nantinya akan menjadi target

penawaran yang Anda buat. Kalau Anda sudah punya akun Facebook, tapi hanya punya 10

teman maka tentu audiens Anda masih sangat kurang.


Audiens ini bisa disebut juga fans kalau kita berjualan/menawarkan sesuatu melalui fans page

(halaman Facebook). Makin besar jumlah likers yang ada di fans page kita maka bisa dibilang

makin besar audiens yang siap menerima penawaran dari kita.


Nah terkait dengan audiens ini rekomendasi saya.

Jika Anda berencana berjualan/menawarkan produk melalui akun pribadi di

Facebook, maka pastikan akun Facebook Anda di-add oleh banyak orang. Cara supaya

akun Facebook Anda di-add oleh banyak orang sudah saya bahas di video 1. Untuk

mengakses video tadi, silakan masuk ke menu files di grup lalu download video 1.☺

Jika Anda memakai fans page Facebook maka silakan perbanyak like yang ada di

halaman Anda. Bagaimana cara meningkatkan like? Cara-caranya sudah dibahas di

ebook Fans Page Dahsyat, kalau Anda belum baca silakan download ebooknya di grup,

lagi-lagi di menu files.

Gunakan Facebook Graph untuk membantu Anda mentarget audiens di Facebook. Jika

Anda memutuskan untuk mengoptimalkan akun pribadi Facebook Anda, maka

gunakanlah juga Facebook Graph ketika Anda mau mencari target audiens/target pasar

Anda. Misalkan nih Anda jualan obat peninggi badan khusus untuk mereka yang umur

20 – 30 tahun. Nah target pasar Anda adalah orang-orang usia 20 – 30 tahun, dengan

memakai Facebook Graph Anda bisa mencari orang-orang yang 20 – 30 tahun tadi,

untuk selanjuutnya dijadikan teman Facebook Anda. Cara memakai Facebook Graph

sudah kita bahas di buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook, tepatnya di bab 5

pada sub bab 5.2. Jadi baca kembali pembahasan itu ya.☺

Poin 4 : Anda Membuat Penawaran

Nah kalau ke-3 hal di atas sudah siap barulah kita bisa mulai membuat penawaran di Facebook.

Ingat karena ini adalah konsep 1 (memanfatkan Facebook sebagai sumber trafik) maka
penawaran yang kita buat nanti tujuannya jelas adalah untuk mendatangkan calon pembeli ke

website kita.

Nah bagaimana mengemas penawaran ini?

Ada banyak caranya.

Bisa berupa hard selling di status Facebook. Kayak gimana ituhh? Nanti kita bahas.

Bisa melalui ebook. Kita bikin ebook, di dalam ebook tersebut ada penawaran produk

kita. Lalu ebook itu tadi kita bagikan di Facebook.

Bisa dengan cara bikin kontes di Facebook.

Bisa dengan cara soft selling melalui status Facebook.

Yuk kita bahas satu per satu secara lebih mendalam.

Menawarkan Sesuatu dengan Hard Selling di Facebook
Penawaran hard selling ini artinya adalah kita menawarkan sesuatu secara langsung kepada

audiens di Facebook. Tanpa ba-bi-bu lagi kita langsung menawarkan produk kita.


Penawaran semacam ini mirip seperti yang dilakukan oleh salesman, yakni langsung jual.

Hantam saja. Contoh status Facebook yang hard selling misalnya seperti status ini.

Cukup jelas bukan?


Saya menawarkan kursus online jadi penulis profesional, iming-imingnya adalah yang

mendaftar dan bergabung hari ini cukup bayar 100 Ribu Rupiah.


Persamaan dari kedua status tadi adalah sama-sama langsung menuju ke penawaran produk.

Lalu di penawaran tadi langsung disertakan call to action (ajakan) untuk membuka website.


Jadi, sekarang kalau Anda mau menawarkan produk/jualan di Facebook sesekali buatlah status

hard selling seperti tadi.


Kendati demikian jangan terlalu sering membuat status hard selling seperti itu.


Pelajari kembali teknik membuat (menulis) status penawaran yang sudah pernah saya bahas di

bab 9 buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook. Ingat bab 9 yang tentang TEKNIK

MENULIS STATUS. Pastikan Anda optimalkan teknik-teknik yang sudah dibahas.☺

Nah gimana untuk yang soft selling?


Kalau soft selling bisa kita lakukan dengan membuat status-status informatif yang bermanfaat,

lalu diakhir status Anda sertakan pesan sponsor atau link yang mengarah ke website Anda.


Misalkan Anda jualan produk fashion, nah Anda bisa buat status yang berisi tips berpakaian

supaya kelihatan lebih ganteng. Nah di akhir tips itulah Anda sertakan sedikit promosi tentang

produk yang Anda jual.


Arahkan pembaca status tadi ke website Anda. Itulah soft selling. Intinya, sharing sesuatu yang

bermanfaat yang berkaitan dengan produk Anda, lalu sertakan secuil promosi produk Anda.





Nah bagiamana dengan yang mengemas penawaran dalam bentuk ebook?


Ini mirip dengan yang soft selling tadi. Yakni kita membuat sesuatu yang bermanfaat (dalam

bentuk ebook), kemudian di dalam ebook tersebut kita selipkan promosi produk kita.


Ambil contoh Anda jualan obat pelangsing, nah Anda bisa bikin ebook tentang tips-tips latihan

membakar lemak, nah di dalam ebook tersebut barulah Anda selipkan promosi tentang produk

yang Anda jual.







Coba deh Anda lihat ebook-ebook yang pernah saya bagikan, di dalam ebook tersebut saya

selalu menyelipkan promosi, entah itu promosi buku karya saya, promosi produk saya, atau

sekadar alamat website saya.


Nah nanti kalau misalkan ebook Anda sudah jadi maka Anda tinggal membagikan ebook

tersebut di Facebook.


Gimana cara membagikannya?


Bisa melalui status. Andaa buat status khusus untuk mempublikasikan ebook Anda.


Jika Anda butuh inspirasi bagaimana teknik membuat status yang menarik orang-orang, maka

pelajari kembali bab 4 buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook. Dan tonton juga video

ke- 9 di grup yang judulnya Cara Membuat Status yang Menarik di Facebook.
Berjualan Langsung di Facebook (Konsep 2)


Inilah beberapa studi kasus dari penerapan konsep kedua yakni berjualan langsung di

Facebook.


Dengan konsepp kedua ini maka kita tidak perlu lagi memanfaatkan sejumlah media di luar


Nah itulah contoh penawaran yang langsung dibuat di Facebook. Di postingg tadi si admin fans

page menawarkan produk kecantikan.


Penawaran ini saya bilang keren, kenapa?


Karena…


1. Penawaran ini dibuat di fans page yang memang target pasarnya adalah wanita. Jadi

penawaran ini benar-benar diletakkan di tempat yang tepat. Produk wanita dipajang di

fans page wanita. Jadinya TEPAT SASARAN. Kalau penawaran yang kita buat tidak tepat

sasaran, maka sama saja itu buang-buang tenaga.

2. Penawaran ini dikemas dengan teknik yang tepat, coba deh Anda baca penawaran tadi.

Semuanya keren, dimulai dari headline sudah bikin penasaran, penjelasan fitur produk,

pengemasan cerita, pokoknya JOSS.
Anda bisa tiru pola posting promosi ini untuk diterpkan di penawaran Anda

Ini teknik yang dipakai oleh si pembuat penawaran untuk mempengaruhi emosi si aaudiens


3. Dan yang ketiga adalah penawaran ini dilengkapi dengan gambar yang keren. Ingat,

gambar itu punya peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan kita

berualan di Facebook. Kalau mau jualan, gunakan gambar yang bagus dan menarik.


Nah kita tinggal tiru 3 komponen keren yang barusan saya bahas, terapkan 3 komponen itu tadi

di penawaran kita MAKA penawaran kita akan sangat keren dan menarik bagi calon pembeli.☺


Ingat : BACA KEMBALI bab 9 buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook tentang teknik

menulis penawaran di Facebook.





Salah satu pembahasan yang ada di bab 9 buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Facebook


Itulah studi kasus untuk konsep yang kedua ini.


Semoga inspirasi yang saya bagikan di ebook ini bisa bermanfaat bagi Anda.


Jika Anda terinspirasi atau suka dengan tulisan semacam ini silakan sampaikan testimoni Anda

terhadap tulisan-tulisan saya. Sampaikan testimoni atau komentar Anda tadi di sini :


Banyak orang yang membaca ebook ini pasti ujung-ujungnya ada yang tanya


Brohh… gimana supaya bisa join di private grup Facebook

marketing elu?


Gw mau dapetin ebook sama video-video keren dari elu…

kasih tahu berrohh..


Beneran mau join di private GRUP Facebook marketing saya? Kalau

yakin sungguh bener mau join, daftar dulu. Daftarnya gimana?

Daftarnya dengan cara jadi pembaca buku 1 Juta Rupiah Pertama

Anda dari Facebook.

0 comments:

Post a Comment