SRATEGI BISNIS

on Friday, August 5, 2016
Daftar Isi


Desain Strategi Social Media Anda

Langkah 1 – Apa Tujuan Anda?

Langkah 2 – Riset Pasar. . Dengarkan Mereka !

Langkah 3 – Siapa Customer / Klien Ideal Anda?

Langkah 4 – Siapa yang Perlu Anda Ketahui?

Langkah 5 – Di mana Customer / Competitor & Influencer Anda?

Langkah 6 – Desain Conversion Funnel Anda

Langkah 7 – Membuat Content Strategy

Langkah 8 – Membuat KPI (Key Performance Indicator)

Langkah 9 – Membuat Daftar Pekerjaan & “Default Diary”

Langkah 10 – Sistemisasi/Otomatis

Kesimpulan Strategi Social Media

Sumber

Desain Strategi Social Media Anda

Jika Anda memiliki satu atau beberapa akun social media, Anda akan tahu betapa mudahnya
konsentrasi Anda teralihkan dan menghabiskan waktu dengan mengobrol dengan teman-
teman/rekan Anda!

Jujur, berapa seringkah Anda membuka Facebook ketika melakukan suatu pekerjaan dan
menemukan diri Anda masih dalam keadaan yang sama 3 jam berikutnya dan bertanya-tanya ke
mana waktu 3 jam yang lalu pergi?

Sekarang sangat mudah untuk menyebutnya ‘networking’, tapi kecuali Anda memiliki hasil yang
sangat spesifik yang secara terus-menerus Anda ukur, menjadi sangat sulit untuk membenarkan
waktu yang telah dihabiskan. Kemudian Anda menemukan diri Anda sendiri mengatakan – Social
media buang-buang waktu!

Satu-satunya cara apakah social media bekerja untuk Anda atau bisnis Anda yaitu untuk mengetahui
apa yang ingin Anda raih dan mengukur hasil yang Anda inginkan terhadap hasil yang ada.

Ini dia yang disebut ‘Strategi Social Media’!

Seperti yang kami katakan sebelumnya, Anda lebih baik merencanakan dengan lebih efisien apa
yang Anda eksekusi.

Jadi, untuk membantu Anda membuat strategi social media Anda sendiri, kami telah menyusun
dokumen ini untuk membantu Anda dengan langkah-langkah penting dan semoga menginspirasi
Anda dalam membuat journey yang realistis dan menyenangkan seperti Anda memperhatikan
pertumbuhan bisnis Anda menggunakan tool yang powerful sekarang ini!

Sebelum Anda memulai untuk membuat strategi, tugas pertama Anda yaitu ‘menyelam’!

Anda tidak memiliki harapan dengan mencoba menyisiasati sesuatu yang Anda tidak tahu. Jadi, jika
Anda adalah orang baru dalam area pemasaran ini, buatlah sebuah akun di Facebook atau Twitter,
mulai mengeksplor, berteman dengan beberapa orang, melakukan percakapan dan mulai bangun
diri Anda dengan pemahaman dasar bagaimana semua ini bekerja (Ya bahkan Anda, Pak CEO!)

Pemasaran social media sangat berbeda dengan pemasaran tradisional dan Anda mungkin harus
membuat pergeseran pola pikir untuk bisa memanfaatkan itu, untuk lebih potensial!

Setelah Anda merasa Anda memiliki pemahaman yang baik tentang konsep-konsep umumnya, maka
silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini!


Langkah 1 – Apa tujuan Anda?

Ini sangat mudah. “Anda tidak dapat mengukur sesuatu yang Anda tidak ketahui”. Dan salah satu
elemen penting dalam social media yaitu mengukur hasilnya terhadap tujuan Anda. Oleh karena itu,
Anda harus tahu tujuan Anda. Sekarang, pada tahap ini, Anda tidak perlu terlalu rinci, Anda hanya
perlu tahu apa yang ingin Anda capai dengan menggunakan social media.

Berikut beberapa contohnya:

1. Tujuan Anda adalah untuk menghasilkan arah yang baru, yang pada gilirannya akan
menghasilkan customer yang membayar. Jadi, social media Anda akan berpusat di sekitar
mentarget prospek baru dan mengarahkan orang-orang melalui page Anda atau tawaran
Anda untuk menarik orang-orang ke dalam daftar email Anda, dll. Hal ini akan mencakup
beberapa targeted campaign dan mungkin beberapa iklan berbayar.

2. Tujuan lain adalah customer service. Anda ingin menggunakan social media untuk
berkomunikasi dengan customer Anda dengan jauh lebih baik dan dapat berinteraksi dengan
mereka secara dinamis setiap hari untuk membangun suatu hubungan. Strategi Anda disini
akan jauh lebih banyak tentang mengoperasikan page Anda, memberikan tanggapan yang
cepat atas pertanyaan dan permintaan dan memastikan fungsi “inbox” digunakan !

3. Mungkin Anda adalah seorang public figure dan Anda ingin meningkatkan profil Anda,
karena itu Anda perlu tahu bagaimana Anda menggunakan profil pribadi dalam kaitannya
dengan page bisnis, penggunaan tombol subscribe dan perlu tahu juga tentang tipe konten
yang Anda hasilkan.

4. Anda mungkin hanya ingin ber-networking atau ter-connect dengan orang lain.

Kami rasa Anda dapat melihat dari tiga contoh di atas, dengan cara yang sangat berbeda Anda dapat
melakukan pendekatan dengan menggunakan Social Media, tergantung tujuan Anda secara
keseluruhan.

Oleh karena itu, Anda perlu tahu apa tujuan utama Anda sebelum Anda mulai.

Kami telah membuat 3 garis di bawah ini, untuk Anda membuat daftar tujuan utama Anda. Ini tidak
harus tiga tujuan. Anda bisa saja memiliki satu tujuan utama, bisa lima, tetapi kami akan membagi
mereka menjadi se-sedikit mungkin, karena semakin banyak banyak tujuan yang Anda miliki, akan
semakin tidak tertarget dan tidak fokus.

Buat daftar 3 atau lebih tujuan utama Anda di bawah ini :

Langkah 2 – Riset Pasar...Dengarkan!

Siapa stakeholder paling penting Anda? (Mereka yang tertarik/dapat mempengaruhi bisnis Anda)

Apa yang terjadi dengan industri Anda, apa yang orang bicarakan?

Apa yang sedang dilakukan competitor Anda, siapa saja yang bicara tentang mereka?

Apa yang orang-orang katakan tentang Anda dan bagaimana Anda bisa keluar dari keramaian?

Di bawah ini Anda akan menemukan latihan yang dapat Anda lakukan untuk memulai riset apa yang
terjadi dengan competitor dan industri Anda.

Kami mendorong Anda untuk meluangkan waktu untuk melakukan latihan seperti latihan ini karena
memberikan indikasi yang bagus dari apa yang ditawarkan saat ini dan apa yang customer Anda cari.



Industri Anda

Jelaskan tentang industri yang Anda masuki


Langkah 3 – Siapa Customer / Klien Ideal Anda?

Kuncinya yaitu lebih banyak Anda mengetahui pasar Anda, lebih spesifik yang bisa Anda lakukan
dengan cara pemasaran Anda.

Jadi Anda benar-benar perlu memberikan beberapa informasi spesifik tentang siapa customer Anda.

Latihan ini dimulai dengan secara intim memahami siapa customer ideal Anda. Buat se-spesifik yang
Anda bisa.

Berikut contohnya dari perusahaan internet software Hubspot (www.hubspot.com)

Mereka memiliki dua personifikasi utama yang mereka targetkan:

1. Ollie, pemilik suatu bisnis kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 25 orang. Ollie sibuk
mengelola human resources, pemasaran, sales, operasional dan keuangan untuk
perusahaannya, dan memiliki sedikit waktu untuk mengeksekusi ide-ide baru. Dia
kekurangan staf di divisi pemasaran dan melakukan sebagian besar marketing sendiri. Dia
penasaran tentang inbound marketing, tetapi tidak membuat investasi yang signifikan.
Prioritas utamanya adalah menghasilkan leads baru untuk bisnisnya.
2. Mary, bekerja sebagai seorang marketer untuk suatu bisnis kecil, dengan 26-100 karyawan.
Sebuah tim pemasaran mendukung Mary untuk menjalankan program-programnya. Dia
akrab dengan teknik inbound marketing terbaru dan aktif mencari cara baru dan informasi
untuk menjalankan, mengevaluasi, menjustifikasi investasi pemasaran ke manajemen yang
lebih atas. Mary menginginkan tools pengukuran yang lebih canggih dan dia memiliki uang
untuk membelanjakan program pemasarannya.

Seperti yang Anda lihat, mereka sangat jelas menentukan siapa target pasar mereka.
Langkah 4 – Siapa Yang Perlu Anda Ketahui?

Ini bukan tentang apa yang Anda ketahui, tapi ini siapa yang Anda kenal. Pernah mendengar hal
tersebut sebelumnya? Kami yakin Anda sering mendengarnya, tetapi apakah itu sebuah kisah tua
atau hanya klise?

Anda tentu saja akan membutuhkan keduanya, tapi siapa yang Anda kenal untuk menentukan
kecepatan bisnis Anda kedepannya.

Kami berbicara tentang influencer. Orang-orang yang telah berhasil, mereka sudah memiliki
sekelompok follower dan fans, customer dan reputasi untuk dipertaruhkan !

Orang-orang inilah yang Anda butuhkan untuk saling berkoneksi dan memperluas networking.
Menariknya, dengan social media, konsep tua “6 degrees of separation” telah direduksi menjadi
hanya 1 atau 2 dalam banyak kasus.

Semua yang harus Anda lakukan adalah dengan sangat jelas mengetahui siapa influencer dalam
industri Anda dan orang-orang mana yang perlu Anda ketahui !

Setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih spesifik, Anda akan mulai tertarik terhadap orang-
orang ini, Anda akan bertemu mereka dan akan terjadi percakapan dengan mereka sebelum Anda
menyadarinya, Anda akan ter-connect dengan mereka.

Jadi, duduklah, lakukan beberapa riset, pikirkan tentang orang-orang yang menjadi kunci di industri
Anda yang identik dengan kejujuran dan integritas, tipe orang-orang yang ingin Anda asosiasi, tipe

orang-orang yang memiliki reputasi hebat dan tipe orang-orang yang senang berbagi kepada audiens
Anda.



0 comments:

Post a Comment